Tampilkan postingan dengan label tugas sofskill management strategic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas sofskill management strategic. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Juni 2010

Tugas 3 Softskill Management Strategic

0

TUGAS 3 SOFTSKILL MANAJEMEN STRATEGIK

NAMA    :  MARIETA CHRISTIYANTI
NPM       :  20206585
KELAS   :  4EB11

1. a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter!
Jawab:

         Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1) Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
2) Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
3) Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
4) Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.
5) Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.


b. Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)?
Jawab:
Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) :
1. Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.
2. Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.
3. Persyaratan modal (capital requirement)
4. Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.
5. Akses ke saluran distribusi
6. Kebijakan pemerintah

2. a. Jelaskan Pengertian SWOT!
Jawab:
         SWOT Adalah singkatan dari bahasa Inggris yaitu STRENGHTS (kekuatan), WEAKNESSES ( kelamahan), OPPORTUNUTIES (peluang) dan THREATS ( ancaman). Analisa SWOT berguna untuk menganalisa faktor-faktor di dalam organisasi yang memberikan andil terhadap kualitas pelayanan atau satu komponennya sambil mempertimbangkan factor-fator eksternal (luar).
          Strenght adalah kekuatan yang dimiliki sebuah perusahaan. Kekuatan yang dimaksud adalah suatu kelebihan yang dimiliki perusahaan dalam mengelola kinerja perusahaannya. Antara lain kekuatan dalam mengolah input (SDA, SDM, modal, dan manajemen ) untuk menghasilkan output yang bernilai tinggi serta dapat bersang di dunia bisnis.
          Weakness adalah kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. Dalam hal ini setiap perusahaan harus mampu meminimalkan dampak kelemahan yang mereka miliki terhadap kinerja perusahaan. Mereka juga harus mampu menindaklanjuti kelemahan yang mereka miliki agar dapat menemukan solusi dan strategi yang jitu untuk menembus pasar.
          Opportunity adalah peluang perusahaan untuk meningkatkan daya saing serta untuk menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pemenuhan kebutuhan berupa produk-produk yang berkualitas di pasaran. Peluang ini juga digunakan untuk memperluas jaringan pemasaran produk yang mereka hasilkan.
Threat adalah ancaman bagi perusahaan baik itu dari luar maupun dari dalam. Ancaman yang datang dari dalam dapat berupa adanya perpecahan yang timbul akibat suatu perbedaan tujuan dan pandangan antara satu divisi dengan divisi lain atau salah paham antar individu atau kelompok dalam sebuah organisasi perusahaan. Ancaman yang datang dari luar dapat berupa penilaian seputar dimensi makro, faktor-faktor ekonomi ( naik turunnya harga bahan baku, krisis ekonomi ), sosial budaya, pasar, biaya, pesaing, pelanggan, pemerintah, politik dan teknologi.

Analisa SWOT sapat dibagikan dalam lima langkah :

1. Menyiapkan sesi SWOT.

2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.

3. Mengidentifikasi kesempatan dan ancaman.

4. Melakukan ranking terhadap kekuatan dan kelemahan.

5. Menganalisis kekuatan dan kelemahan.


Manfaat Analisis SWOT adalah Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman organisasi.


b. Buat contoh analisis SWOT pada suatu institusi / perusahaan !
Jawab:

ANALISIS SWOT SONY CORPORATION

Sony Corporation adalah perusahaan konglomerat multinasional berpusat di Minato, Tokyo, Jepang, dan merupakan salah satu konglomerat media terbesar di dunia. Perusahaan Sony adalah unit bisnis elektronik dan induk perusahaan dari Sony Group, yang mana merupakan kesatuan pada bisnis dengan lima segmen operasional-elektronik, games, hiburan (gambar bergerak dan musik), layanan keuangan dan lainnya. Ini membuat Sony menjadi salah satu perusahaan hiburan komprehensif di dunia.

Analisis SWOT pada Sony Corporatin, yaitu:

1. Kekuatan (Strenght) :
a. kemampuan menghasilkan yang inovatif, produk yang berkualitas, misalnya seperti pita magnetik pertama dan tape recorder di 1950; radio transistor pada tahun 1955; pertama TV dunia semua transistor-set pada tahun 1960; pertama warna dunia video perekam kaset pada tahun 1971; stereo Walkman pribadi pada tahun 1979; Compact Disc (CD) pada tahun 1982; 8mm camcorder pertama tahun 1985, sedangkan Minidisk (MD) pemain pada tahun 1992; sistem permainan PlayStation pada tahun 1995; digital Mavica kamera pada tahun 1997; Digital Versatile Disc (DVD) player pada tahun 1998; dan Jaringan Walkman player musik digital pada tahun 1999"(Sony.com/id/perusahaan).
b. kemampuan untuk menjadi sukses di pasar yang berbeda. Sony Corporation telah membuat dampak di pasar video game, pasar PC, dan khususnya pasar televisi dan masih banyak lainnya.


2. Weakness (Kelemahan):
a. kurangnya inovasi dengan PS3. Sony berfokus pada teknologi digital ketika membangun PS3 dan memiliki kemampuan untuk mengekspor video dalam definisi tinggi. Namun teknologi ini hanya dapat dilihat pada TV definisi tinggi sehingga banyak orang bahkan tidak akan dapat melihat potensi penuh yang ditawarkan. Kejatuhannya lain untuk PS3 adalah harga, yang baru-baru ini Sony telah diturunkan dengan $ 100.


3. Opportunities (Peluang):

a. Sony mencari banyak peluang yang memanfaatkan kekuatan inovasi. Di Sony Ericsson, desain adalah lebih dari sekedar mencari produk yang baik: itu diintegrasikan ke dalam setiap langkah dalam proses - fitur cerdas, aplikasi yang user-friendly, bahan inovatif dan, tentu saja, tampilan visual yang menarik. Desain merupakan pembeda penting apabila membandingkan produk-produk mobile komunikasi.

b. Sony Reader, perangkat harapan raksasa elektronik konsumen adalah draft awal bagaimana dunia akan membaca buku-buku di masa depan, inovasi lain yang Sony menggunakan sebagai kesempatan untuk memasuki pasar baru. Download buku-buku umum biaya 20 hingga 30 persen kurang dari rekan-rekan mereka mati-pohon, yang juga pengaturan standar pada apa yang diharapkan dalam hal produk-produk baru yang mendorong perangkat ramah lingkungan.

c. Salah satu proyek CSL lainnya paling mungkin berhasil adalah sepotong kecil yang bagus dari perangkat lunak grafis untuk ponsel oleh Ivan Poupyrev. Ini mungkin tidak kedengarannya tidak banyak, tetapi kemampuan untuk menggambar ikon realistis dan avatar langsung pada telepon standar (non-touchscreen) ini yakin akan menambah daya tarik bagi pengguna situs jaringan sosial mobile.


4. Threats (Ancaman):
a. persaingan atau kompetisi.
b. Sony baru-baru ini harus membuat permintaan maaf kepada publik tentang penggunaan latar belakang dalam video game kekerasan, Sony menggunakan Katedral Manchester di barat laut Inggris dalam permainan video, yang menampilkan adegan pertempuran senjata berdarah antara tentara Amerika dan asing. Sony membuat permintaan maaf, formal publik pada tanggal 6 Juli 2007. Namun, ketika diminta menarik permainan atau memberikan donasi kepada kelompok masyarakat, mereka menolak.

Sumber: http://www.google.com/
           

Selasa, 23 Maret 2010

tugas Part II

0

Tugas Softskill Management Strategic Part II
MARIETA
20206585
4EB11


1. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan :
a. Pengertian analisis lingkungan internal organisasi(IFAS)? Apa tujuannya ?
Jawab :
 Analisis Lingkungan Internal Organisasi merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal atau faktor-faktor internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasi apakah aspek tersebut berada dalam posisi yang kuat atau lemah.
DAN,,
 Tujuan Analisis Lingkungan Internal adalah untuk menilai faktor-faktor yang berada didalam lingkungan organisasi yang mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari analisis lingkungan internal akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan perusahaan.

b. Bagaimana langkah atau caranya ?
Jawab :
Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut :

1. Identifikasi variabel internal,

2. Evaluasi dan penilaian Variabel internal dan,

3. Menyusun ringkasan hasil analisis.

Sebelum melakukan kajian terhadap kondisi perusahaan tentunya kita harus mengatahui terlebih dahulu bagian-bagian penting di dalam perusahaan yang akan turut di dalam membangun kekuatan dan kelemahan perusahaan. Langkah idenfikasi variabel merupakan alat untuk menemukan bagian-bagian internal yang diperlukan tersebut. Langkah ini sangat penting, karena jangan sampai ada bagian/variabel internal yang penting terlewatkan untuk dianalisis sehingga manajer kehilangan informasi mengenai posisi kekuatan ataupun kelemahannya. Jika itu terjadi berarti akan mengakibatkan tidak termanfaatkannya dengan baik kekuatan yang ada atau tidak tertanganinya kelemahan perusahaan yang mungkin memiliki dampak terhadap posisi bersaing dan masa depan perusahaan.

Setelah menemukan variabel yang perlu dianalisis, maka barulah kajian terhadap variabel tersebut dapat dilakukan. Kajian ini akhirnya akan menghasilkan informasi tenatang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Semua hasil tentunya disusun dalam sebuah ringkasan sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami secara singkat. Ringkasan ini akan menggambarkan Strategic Anvantages Profile dari perusahaan.

c. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis, sebutkan? Kemudian jelaskan meliputi apa saja masing-masing faktor tersebut (dua factor saja)?
Jawab :
1. Sumberdaya (resources), meliputi :
a. Tangible, Merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi.

Contohnya :

- Sumber daya Finansial : Kapasitas kredit perusahaan, Kemampuan menghasilkan dana internal, dan  sebagainya.

- Sumber daya Fisik : Kecanggihan mesin pabrik. Lokasi pabrik atau lokasi usaha, dan sebagainya.

- Sumber daya Manusia : Pengalaman, loyalitas, pelatihan, komitmen, dan sebagainya.

- Sumber daya Organisasional : Sistem perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan sebagainya.

b. Intangible, Merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan perusahaan.

Contohnya:

- Sumber daya Teknologi : Persediaan teknologi: paten, merek dagang, hak cipta, dan sebagainya,

- Sumber daya untuk Inovasi: Kegiatan riset, kreativitas, dan sebagainya.
c. Human Resources, Perusahaan menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.

2. Kapabilitas (Capability)

a. Pendekatan Fungsional,
Merupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran, penjualan dan distribusi, keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, produksi serta organisasi secara umum.

b. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain),
Kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produk dan jasa.

3. Kompetensi Inti , meliputi : Research Development.

2. a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter!
Jawab :

Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.

Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1) Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.

2) Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.

3) Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.

4) Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.

5) Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.

b. Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)?
Jawab :

Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier), antara lain  :
1. Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknya pendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.

2. Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.

3. Persyaratan modal (capital requirement).

4. Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berpindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.

5. Akses ke saluran distribusi.

6. Kebijakan pemerintah.